Pages

Human – The Killers

Banyak bahasa yang ambigu dalam lagu ini, sampai bingung bagaimana harus menginterpretasikannya. Sepertinya, arti dari lagu Human ini tentang pertentangan hati, antara menyuguhkan segala keindahan tanpa emosi, ataukah menunjukkan segalanya pada seluruh dunia.

I did my best to notice
When the call came down the line
Up to the platform of surrender
I was brought but I was kind


Layaknya para pemain di atas panggung, kuperhatikan dengan seksama, kapan giliranku harus tampil. Aku tumbuh di sana, aku besar di sana. Di panggung itu, di atas dunia yang semuanya berisi sandiwara. Tapi aku baik-baik saja. Hatiku tak terpengaruh dengan segala sandiwara yang tejadi. Aku tetap baik hati.

And sometimes I get nervous
When I see an open door
Close your eyes, clear your heart
Cut the cord

Meski begitu, kadang rasa ini sangat mengganggu. Aku gelisah. Saat kulihat ada sebuah kesempatan, inginnya ku seperti yang lainnya, menyambar dan memanfaatkan. Tapi kucoba untuk menutup mata, menutup hati, dari segala gemerlap dunia yang menggoda. Kuputuskan segala yang menghubungkanku dengan semua itu. Aku tak ingin terlibat sandiwara. Karena aku masih punya hati.

CHORUS
Are we human or are we dancer?
My sign is vital, my hands are cold
And I'm on my knees looking for the answer
Are we human or are we dancer?

Bukankah kita ini manusia, yang punya hati dan jiwa. Kita bukan penari, yang menunjukkan pada dunia, segala kelenturan, segala keindahan. Kita ini manusia, yang punya sisi putih dan hitam. Pertanda di tubuhku menunjukkan aku ini manusia, tapi tanganku sedingin es, tak bisa merasakan apa-apa. Dan aku, mulai berlutut, merendahkan diri serendah-rendahnya, untuk mencari jawaban, apakah mereka yang lebih suka pamer keindahan itu, masih bisa disebut sebagai manusia.

Pay my respects to grace and virtue
Send my condolences to good
Hear my regards to soul and romance
They always did the best they could


Bukannya aku tak suka keindahan. Aku suka. Sangat suka malah. Aku menghormati keindahan, aku pemuja keanggunan, aku penyuka kebajikan. Tapi di dalamnya tak ada kebaikan. Kebaikan telah menguap seiring pamer yang dilombakan. Ingin kusampaikan perasaanku pada sisa-sisa jiwa yang masih menyimpan kasih sayang. Karena rasa seindah itu tak kan pernah berdusta, hanya menunjukkan sisi aslinya.

And so long to devotion
You taught me everything I know
Wave goodbye, wish me well
You've gotta let me go


Aku menolak mengikuti arus. Aku menolak hanya pamer keindahan. Apa yang kucari dengan semua itu? Tidak ada. Aku butuh sesuatu yang asli. Terima kasih, dunia, kau telah tunjukkan segalanya. Aku belajar banyak hal darimu. Kuucapkan selamat tinggal padamu. Maafkan, bukan berarti aku ingin mengakhiri hidup ini, aku hanya ingin hidup dengan cara yang bisa kunikmati.

CHORUS
Are we human or are we dancer?
My sign is vital, my hands are cold
And I'm on my knees looking for the answer
Are we human or are we dancer?


Aku memilih untuk jadi manusia, yang masih punya hati dan jiwa. Hidupku bukan hanya semua tentang raga. Ragaku penting, iya.  Telah kucukupi semua kebutuhan raga. Tak perlu berlebih, tak perlu berpura. Aku berlutut, merendahkan diri serendah-rendahnya, mencari jawaban, mengapa mereka berlomba-lomba hanya pamer keindahan.

Will your system be alright
When you dream of home tonight
There is no message we're receiving
Let me know, is your heart still beating?

Wahai dunia, akankah semua yang ada dalam dirimu baik-baik saja, jika para penghunimu hanya rajin bersolek, tak peduli pada esensi kebutuhan dari bersolek itu sendiri, yang penting pamer, bahwa sebagaian mereka lebih indah dari sebagian lainnya. Akan ada masanya mereka pasti merindukan rumah, sebuah dunia yang damai dan apa adanya. Apakah kau merasakannya, betapa keinginan itu sudah mulai merajai sebagian manusia?

CHORUS
Are we human or are we dancer?
My sign is vital, my hands are cold
And I'm on my knees looking for the answer
Are we human or are we dancer?

You've gotta let me know

CHORUS
Are we human or are we dancer?
My sign is vital, my hands are cold
And I'm on my knees looking for the answer
Are we human or are we dancer?

Beritahu aku, kita masih manusia kan? Ataukah hanya penghias dunia dengan keindahan, tapi merusak keindahan aslinya. Apakah kita hanya makhluk untuk hiasan, ataukah makhluk yang punya fungsi penting bagi dunia.

11 comments:

  1. saya suka caranya menjelaskan dan mengartikan tiap bait dari lagu ini.
    saya juga fans the killers. semuanya bener2 membuka pikiran saya.

    ReplyDelete
  2. awalny sya nyangka lagu ini mngnai kehidupan umat beragama gt. "i did my best to notice" manusia= penari penonton= tuhan ? bukan kah semua manusia berbuat baik untuk dicatat.

    ReplyDelete
  3. Canggih nih editor blognya, 5 jempol… btw kyknya utk lagu ini ane tafsirnya beda, bnyk bahasa politik militer sekilas kyk teori konspirasi yg menceritakan para musisi terkenal yg terjebak dgn sebuah kontrak ghoib tertentu yg menyiksa… dancer ibarat boneka yg dipaksa menari2 oleh sebuah sistem yg memiliki kepentingan terselubung… hehehe wallahualam

    ReplyDelete
  4. Keren bnget lagu ini.. Sy suka bnget :)

    ReplyDelete
  5. Andai aku bisa bahasa inggris, maka impianku bukan hanya sekedar penerjemah lagu.

    ReplyDelete
  6. pertama denger lagu ini dr "virzha idol", lalu cari original song di youtube, and ketik di google "makna lagu human the killers" ktmunya blog ini, keren..keren..

    ReplyDelete
  7. Awalnya menerjamahkan satu-satu lirik nya seperti tidak nyambung..
    Tpi mendapat penjelasan dari Blog ini saya Paham makna Lagu "Human"
    Terima Kasih

    ReplyDelete
  8. sangat dalam sekali ternyata makna nya

    ReplyDelete
  9. Dalam sekali arti lirik lagu Human nya the killer ini. Pantas saja kok saya suka sekali lagu ini :)

    ReplyDelete
  10. Terima kasih atas interpretasi lagu ini mba Nay 🙏

    ReplyDelete