Pages

Training Wheels – Melanie Martinez

Lagu apa sih? Analoginya sih latihan sepeda bersama, dengan kejujuran di dalamnya. Yang mendorong, harus memegangi dulu sebelum yang latihan siap meluncur. Yang latihan juga harus percaya penuh kepada sang pendorong. Tapi sepertinya ini lagu sepasang kekasih yang sedang membahas masa depan. Hayo, simpulkan sendiri ya.

 [Verse 1]
Riding down, riding down
My hand on your seat
The whole way round
I carry band-aids on me now
For when your soft hands hit the jagged ground
Wheels aren't even touching the ground
Scared to take them off but they're so worn out
Promise I won't push you straight to the dirt
If you promise me you'll take them off first


Meluncur turun, tanganku berada di bangkumu. Jalannya memutar-mutar, kubawa plester di tanganku, untuk berjaga-jaga jikalau tanganmu membentur alasnya yang bergerigi. Roda ini bahkan tak menyentuh tanah, terlalu menakutkan untuk tiba-tiba berhenti, tapi juga sudah rusak untuk dilanjutkan lagi. Aku janji, aku tidak akan mendorongmu ke tanah yang berdebu itu, asal kau juga berjanji bahwa kau akan menurunkanku lebih dulu.

[Chorus x2]
I love everything you do
When you call me fucking dumb for the stupid shit I do
I wanna ride my bike with you
Fully undressed, no training wheels left for you
I'll pull them off for you

Aku suka semua yang kau lakukan. Bahkan ketika kau memanggilku si du*g* untuk hal-hal bodoh yang kulakukan. Aku masih ingin bersepeda bersamamu, dengan telan**ng bulat, tanpa roda tambahan untukmu. Aku akan mendorongmu, tak usah gunakan roda tambahan untuk latihan.

[Verse 2]
Letting go, letting go
Telling you things you already know
I explode, I explode
Asking you where you want us to go
You've been riding two wheelers all your life
It's not like I'm asking to be your wife
I wanna make you mine, but that's hard to say
Is this coming off in a cheesy way?


Lepaskan saja, kukatakan kepadamu hal-hal yang sudah kau tahu. Aku meledak, saat kutanyakan kepadamu kemana kita akan menuju. Kau sudah selalu naik dua roda seumur hidupmu. Ini kan tidak seperti permintaan untuk dilamar menjadi istri. Sebenarnya sih aku ingin memiliki seluruh dirimu, tapi susah sekali untuk  kukatakan kepadamu. Apakah caraku terlalu norak?

No comments:

Post a Comment