Pages

400 Lux - Lorde

Lorde pernah mengatakan bahwa ia tidak akan melantunkan lagu-lagu tentang cinta ataupun tentang lelaki. Pertama menyimak, kesan yang kutangkap adalah lagu ini tentang persahabatan dua orang pecandu. Entahlah, beberapa kalimatnya menyiratkan demikian. Terus, maksud judulnya apa? Menurut Wikipedia, 400 Lux itu semacam ratusan berkas cahaya yang semburat saat matahari terbit ataupun tenggelam. Sebuah keadaan yang syahdu dan damai.

[Verse 1:]
We're never done with killing time
Can I kill it with you?
'Til the veins run red and blue
We come around here all the time
Got a lot to not do
Let me kill it with you


Sudah lama ya kita tak menghabiskan waktu bersama. Bisakah sekarang kita melakukannya lagi? Aku bingung harus melakukan apa. Pembuuh darahku sudah babak belur. Lihatlah. Lebam-lebam dan nyeri. Kita kan sudah pernah melakukannya bersama berkali-kali. Kita sudah berjalan-jalan bersama berkali-kali. Kalau kita tak bisa melakukan hal itu, setidaknya, mari habiskan waktu bersamaku.

[Pre-Chorus:]
You pick me up and take me home again
Head out the window again
We're hollow like the bottles that we drain
You drape your wrists over the steering wheel
Pulses can drive from here
We might be hollow, but we're brave


Mengapa malah menjemputku dan membawaku pulang lagi? Aku masih ingin jalan-jalan. Ingin melongokkan kepalaku dari jendela mobil, menikmati udara segar yang mengalir. Saat ini, pikiran kita kosong, sekosong botol minuman yang telah kita habiskan tadi. Kulihat tanganmu masih memutar kemudi. Berarti, aku masih akan jalan-jalan begini. Aliran darahku menguat, menambah keberanian yang dahsyat. Kami mungkin bodoh, tapi kami berani nekat.

[Chorus:]
And I like you
I love these roads where the houses don't change (and I like you)
Where we can talk like there's something to say (and I like you)
I'm glad that we stopped kissing the tar on the highway (and I like you)
We move in the tree streets
I'd like it if you stayed


Dan aku menyukai saat-saat seperti ini. Berjalan-jalan denganmu, menikmati jalanan pinggiran kota yang hijau dan permai. Rumah-rumah lama yang tak berubah, suasana sepi dan damai. Kita bisa mengobrol banyak, semau kita jika memang ada yang perlu diobrolkan. Tidak pun tak apa, setidaknya kita masih bersama. Aku senang kita tak lagi melakukan hal itu, hanya berjalan-jalan seperti ini saja rasanya jauh lebih nge-fly. Aku senang kita berhenti menghirup barang haram itu. Asal bersamamu, tak apa meski aku sakau. Ayo jalan-jalan lagi, ke pinggiran kota yang sepi, di mana pepohonan menaungi jalan di kanan kiri.

[Verse 2]
Now we're wearing long sleeves and the heating comes on
(You buy me orange juice)
We're getting good at this
Dreams of clean teeth
But I can tell that you're tired
But you keep the car on
While you're waiting out front


Hari ini kita mengenakan baju lengan panjang, untuk menutupi bekas suntikan yang lebam-lebam. Tapi menyenangkan. Masih ada sisa efek yang kita hirup tadi. Dan kau menguatkannya dengan membelikanku jus jeruk. Ah, kau sungguh tahu apa yang kumau. Sebenarnya aku ingin menjadi terkenal tanpa harus seperti ini. Menjadi remaja pujaan yang bersih, sehat dan berprestasi. Aku lelah menjalani segala kerusakan ini. Tapi kau terus menyetir, membawaku berjalan-jalan ke tempat yang damai.

1 comment: