Pages

Ode to My Family – The Cranberries

Lagu lama ya. Tapi enak sekali didengarkan. Tentang hidup normal, mapan. Bukan berarti berpetualang itu salah, bukan berarti bersenang-senang itu mengerikan. Hanya saja, semua ada batasnya. Akan ada masanya untuk kembali ke rumah, berkumpul bersama keluarga. Ayah, ibu, saudara, atau membentuk keluarga sendiri. Tidak bersenang-senang seutuhnya, damai. Sejauh apapun petualangan, tetap keluargalah yang peduli. Saat sakit, saat terluka, bukan tempat indah yang mengobati, tapi dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat, keluarga.

Understand the things I say
Don¹t turn away from me
Cause I spent half my life out there
You wouldn't disagree
D¹you see me, d¹you see
Do you like me, do you like me standing there
D¹you notice, d'you know
Do you see me, do you see me
Does anyone care

Jangan salah paham padaku. Kumohon dengarkan aku dulu. Bukannya aku tak ingin bersenang-senang seperti kalian. Aku suka berkumpul bersama kalian. Aku suka menikmati perjalanan-perjalanan kita. Tapi hidup bukanlah hal seperti itu lagi di mataku. Aku, berdiri di sini, menatap keajaiban yang diciptakan Tuhan bagi dunia, mengagumi keindahannya. Tapi, aku melupakan keajaiban yang diberikan Tuhan padaku. Keluarga. Orang-orang yang mengasihiku, orang yang dengan tulus peduli padaku. Tidakkah kalian lihat, aku kesepian meski di keramaian? Kesenangan ini palsu. Alam memang memukau, tapi kasih sayang indahnya tak tertandingi.

Unhappiness, where's when I was young
And we didn¹t give a damn
'Cause we were raised
To see life as a fun and take it if we can
My mother, my mother she hold me
Did she hold me, when I was out there
My father, my father, he liked me
Oh he liked me, does anyone care


Masa mudaku bergejolak. Aku berontak. Di rumah terlalu banyak perintah. Aku menolak. Di luar sana aku merdeka, bersuka cita semaunya. Tanpa batasan, tanpa larangan. Aku lupa bahwa aku bisa memandang dunia ini penuh dengan keindahan, karena ibuku yang mengajarkan. Dengan dekapan penuh kasih sayang, hatiku dilembutkan hingga mampu menyesap segala kesenangan. Aku lupa bahwa ayahku yang memanggulku yang menanamkan kepercayaan diri dan keberanian, hingga aku berani menghadapi segala tantangan, menjelajah seluruh alam. Tak adakah yang berfikir begitu? Karena yang bersenang-senang bersamaku, sama-sama pemberontak, saling mendukung menolak perintah dan larangan.

Understand what I¹ve become
It wasn't my design
And people everywhere think
Something better than I am
But I miss you, I miss
'Cause I liked it, I liked it
When I was out there
D¹you know this, d'you know
You did not find me, you did not find
Does anyone care

Tak adakah yang pernah memikirkan, akan jadi apa kita nanti, kalau hidup kita selalu luntang-lantung di jalanan. Ada rumah tempat kita pulang, jangan siakan. Boleh lah merasakan penderitaan yang papa, tapi kau tak kan membantu apa-apa, kalau kau bukan siapa-siapa. Iya kan? Setidaknya, aku memikirkan masa depanku. Mungkin terdengar pengecut, tapi biarlah. Aku rindu mereka. Aku rindu ibuku, aku rindu ayahku. Aku rindu teriakan mereka, aku rindu nasehat mereka. Di sini, di jalanan ini, aku bukan siapa-siapa, dan tak melakukan apapun untuk semua. Aku hanya peduli pada diriku sendiri. Kapan aku akan berguna? Tak ada yang peduli.

10 comments:

  1. :'( Lagu Favorit buat Anak Broken Home Seperti ku

    ReplyDelete
  2. ini gw banget... pola berfikir gw kya gini,keluarga gw kya gini,kehidupan gw kya gini,dan nama panggilan gw "ODE"...

    gw harus bisa bahagiain keluarga gw biar gw bisa berguna :-) .

    kren nih blog.... :-)

    ReplyDelete
  3. baru tau lagunya :'), ternyata artinya keren,, baca interprestasi dari blog ini sambil dengerin lagunya, kena bangettt...

    ReplyDelete