Pages

The Lucky One – Taylor Swift

Aku penasaran lagu ini tentang siapa. Bisa jadi hanya tokoh hayalan saja. Tapi bisa jadi juga orang yang diceritakan benar-benar ada. Marlin Monroe kah? Entahlah. Kita nikmati saja lirik lagunya.

New to town with a made up name in the angel city
Chasing fortune and fame
And the camera flashes, make it look like a dream
You had it figured out since you were in school
Everybody loves pretty, everybody loves cool
So overnight you look like a sixties' queen


Dia baru saja tiba di kota itu. Kota yang dipuja-puja orang, kota yang katanya kota malaikat sebutannya. Namanya bukan lagi nama yang diberikan ibunya. Dia menggunakan nama yang lebih mudah diingat, dan terdengar lebih indah serta tidak kampungan. Lampu kamera berkilatan menyooti wajahnya. Dia telah memimpikan itu seumur hidupnya. Sejak ia di bangku sekolah, ia sudah bercita-cita untuk menjadi artis terkenal. Begitulah dirinya sekarang. Dari bukan siapa-siapa, berubah menjadi sesosok ratu di jagat hiburan.

Another name goes up in lights, like diamonds in the sky
Satu nama lagi bersinar terang di jagat itu. Namanya. Nama yang kelak melegenda dan tak terlupakan. Nama yang demikian berkilauan, seperti gemintang di langit malam. Pantas saja orang-orang itu di sebut bintang.

And they'll tell you now, you're the lucky one
Yeah, they'll tell you now, you're the lucky one
But can you tell me now, you're the lucky one

Mereka yang menyaksikan aksimu,mengatakan bahwa kau adalah orang yang beruntung. Ataukah aku yang mendengar mereka mengatakan, kau HANYALAH orang yang beruntung? Katakan padaku, kau ini benar-benar beruntung, atau HANYA beruntung?

Now it's big black cars, and Riviera views
And your lover in the foyer doesn't even know you
And your secrets end up splashed on the news front page

Dulu jalan kaki atau naik taksi. Sekarang limousine hitam mengkilat mengantarmu kemana-mana. Seluruh harimu disorot kamera. Apapun yang kau lakukan jadi berita. Tapi, bahkan mantan kekasihmu, tak mengenalimu lagi, karena kau telah mengubah jati diri.

And they tell you that you're lucky
But you're so confused
Cause you don't feel pretty, you just feel used
And all the young things line up to take your place

Dan mereka masih mengataimu hanya beruntung saja. Benarkah? Kupikir kau benar-benar berbakat, dan keberuntungan menemukanmu. Tapi orang-orang itu seakan menganggap keberuntunganmu bukan karena bakatmu. Kau pasti bingung jika ada yang tanya apa rahasia keberuntunganmu. Karena kau sendiri tak merasa sangat cantik. Kau malah merasa kau itu dimanfaatkan untuk kepentingan industry. Tapi mereka yang mengataimu, mereka terus iri padamu, dan selalu menganggap kau beruntung. Dan gadis-gadis lain mengantri untuk menjadi seberuntung dirimu. Bahkan kalau bisa, mereka ingin menggantikan posisimu.

It was a few years later, I showed up here
And they still tell the legend of how you disappeared
How you took the money and your dignity, and got the hell out
They say you bought a bunch of land somewhere
Chose the Rose Garden over Madison Square
And it took some time, but I understand it now

Beberapa tahun setelah periodemu, aku muncul di tempat yang sama denganmu. Namamu masih sering di sebut di dunia hiburan ini. Kau adalah legenda. Namamu selalu dipuja. Dan cerita tentang menghilangnya kau dari gemerlap dunia hiburan, terus jadi obrolan. Mereka bilang, kau pergi begitu saja, membawa seluruh harta yang kau kumpulkan saat jaya. Membawa seluruh nama besar yang kau bina. Tak peduli lagi pada dunia, kau lenyap, menghilang dari peredaran. Ada yang bilang kau menepi ke pinggiran kota yang sepi, memilih taman mawar di Madison square, dan sebagainya. Ada lagi yang bilang kau hanya akan menghilang semaentara, untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk dunia. Tapi kini aku mengerti, mengapa kau melepaskan semua kegemerlapan ini.

'Cause now my name is up in lights,
But I think you got it right

Karena namakupun kini bersinar. Kelap-kelip seperti bintang. Kurasa apa yang kau lakukan itu benar.

Let me tell you now, you're the lucky one
Let me tell you now, you're the lucky one
Let me tell you now, you're the lucky one, oh, oh, oh

Sekarang akupun berani mengatakan, bahwa kau beruntung. Kau beruntung karena berani meredupkan cahayamu sendiri. Menuju damaimu sendiri.

And they'll tell you now, you're the lucky one
Yeah, they'll tell you now, you're the lucky one
And they'll tell you now, you're the lucky one, oh, oh, oh
Oh, whoa, oh, oh

Dan orang-orang yang mencemoohmu pun kini sadar, kalau kau benar punya kemampuan. Bukan keberuntungan berdasarkan tampang.

No comments:

Post a Comment